Bukan hanya menyerang orang dewasa, kanker juga bias menyerang anak-anak meskipun jumlahnya tidak sebanyak yang menyerang orang dewasa, namun gejala ini perlu diwaspadai sejak dini.
Di Indonesia, kanker yang menyerang anak baru 2-4 persen dari seluruh kasus kanker, namun 10 persen kematian pada anak disebabkan oleh kasus kanker.
5 (lima) jenis kanker yang paling sering ditemuai atau yang paling sering menyerang anak-anak adalah:
1. Kanker Darah (Leukemia)
Sering disebut kanker darah putih, merupakan jenis kanker yang paling sering ditamukan pada anak-anak. Pada anak, leukemia akut lebih banyak menyerang dibandingkan leukemia kronis.
Gejala yang harus diwaspadai pada kanker darah ini adalah pucat atau lesu, demam tanpa sebab yang jelas serta perdarahan baik berupa mimisan maupun bintik-bintik merah di kulit seperti pada demam berdarah.
Jika terlambat mendapat pengobatan, sel-sel kanker ini dapat menyebar ke hati dan ginjal sehingga perut penderita menjadi besar. Penyebaran sel kanker ini dapat mencapai tulang, gusi dan bahkan buah zakar pada anak laki-laki.
2. Kanker Mata (Retinoblastoma)
Kanker ini umumnya menyerang bayi hingga usia 5 tahun, paling banyak pada usia 2 -23 tahun. Kanker ini menyerang hingga tulang, sumsum tulang belakang maupun system saraf pusat.
Gejala yang muncul dan sering ditemuai, pada stadium awal kanker mata ini adalah sindrom mata kucing (white pupil), juling (strabismus), dan peradangan jaringan mata (celluitis). Apa bila bola mata sudah Nampak menonjol (bupthalmos) maka hal ini menunjukkan bahwa kanker sudah berada pada stadium lanjut.
